Powered By Blogger

Jumat, 02 April 2010

Perkembangan Fashion di Indonesia


a. Apa itu fashion?
Kita tahu fashion, tapi kita sendiri tidak tahu apa arti dari fashion itu sendiri. Fashion berasal dari bahasa inggris, yang artinya cara, kebiasaan, atau mode. Menurut saya sendiri fashion adalah busana yang menentukan penampilan seseorang dalam suatu acara tertentu, sehingga terlihat berbeda dari sebelumnya. Perkembangan fashion tidak lepas dari pengaruh informasi. Karena informasi merupakan sarana seseorang untuk bisa mengetahui lebih jelas tentang fashion.

b. Perkembangan Fashion di Indonesia

Kebaya, songket, batik, dan endek bisa dipakai menjadi bahan baku yang tidak kalah dengan bahan-bahan dari luar? Bukankah desainer lokal maksudnya Indonesia, juga telah berusaha memperlihatkan karyanya di ajang ini? Semua ini tentu berpulang pada pihak tersebut, para desainer, pelaku mode, dan banyak lagi.
Seperti halnya ajang fashion show dimana saat peragaan busana tersebut, para desainer Indonesia begitu sangat antusiasnya dalam menunjukkan hasil karyanya. Fashion show adalah sebuah pentas seni fashion dari perkembangan dunia fashion di Indonesia. Kegiatan ini menghadirkan perkembangan fashion, bisnis, dan pendidikan yang terbaru dari industri fashion dan tekstil khususnya di indonesia. Kegiatannya meliputi pameran, seminar, dan fashion show. Biasanya pameran fashion akan memperlihatkan produk garmennya, tekstil dan aksesori yang fashionable dan berkualitas.
Peragaan busana para desainer di Indonesia, menampilkan koleksi gaun malam, busana muslim dan busana etnik Indonesia. Para desainer yang akan menampilkan hasil rancangannya di dalam acara tertentu mempunyai tujuan tersendiri yaitu untuk membujuk para insan fashion untuk mau meminati hasil rancangannya itu.

Pusat Mode
Walau kondisi perekonomian Indonesia saat ini masih belum stabil namun minat masyarakat terhadap mode terus meningkat. Tuntutan-tuntutan tentang perkembangan di dunia mode terus berjalan seiring perputaran waktu dan kebutuhan. Tuntutan-tuntutan tersebut tidak sekedar karya-karya busana, akan tetapi telah merambah ke seni, pendidikan (education-eintertainment/ edu-tainment) dan ekonomi.
1. Tiga komponen kegiatan tersebut, kini menjadi fenomena baru dalam perkembangan mode. Salah satu tujuan pengembangan mode Indonesia adalah mengupayakan peningkatan sinergi antara pemerintah, pengusaha dan industriawan garmen di Indonesia dalam menentukan arah dan rencana arah masa depan Indonesia di dunia Internasional guna mengantisipasi kegagalan koleksi mode menuju pasar masa depan.
2. Perkembangan mode sangat cepat seiring perputaran waktu. Potensi berkembangnya industri mode di Indonesia sangat besar, walaupun memang tidak mudah karena mode adalah industri yang sangat ketat persaingannya sehingga pelakunya harus berlomba-lomba menyebarkan informasi untuk menarik pembeli sebanyak-banyaknya.
3. Salah satu cara yaitu dengan memberikan pengertian-pengertian serta pemahaman mengenai produk-produk yang dihasilkan industri mode kepada konsumen.
Hal yang menjadi persoalan industri mode saat ini yaitu sumber daya manusia yang berkecimpung di bidang mode masih sedikit. Serta masih kurangnya pemahaman masyarakat tentang dunia mode. Sedangkan industri mode yang ditekuni masih bersifat rumahan atau industri kecil. Belum adanya sebuah tempat yang menjadi pusat dari semua kegiatan industri mode yang berperan sebagai jembatan penghubung antara pelaku industri mode, perancang, industri garmen, produsen bahan, jalur distribusi dan konsumen. Oleh karena itu diperlukan sebuah wadah yang tepat sebagai tempat untuk mempelajari, memperkenalkan dan menganjurkan kepada masyarakat agar mengetahui dan memakai produk karya seni tersebut dalam kehidupan sehari-hari dengan benar dan mapan.
4. Wadah atau tempat kegiatan tersebut bisa berupa sebuah Pusat Mode yang mampu menjawab komponen-komponen mode secara lengkap. Melihat tempat-tempat kegiatan mode yang ada saat ini masih dalam keadaan seadanya. Belum ada sebuah Pusat Mode yang menjadi pusat dari kegiatan-kegiatan mode secara keseluruhan, mulai dari kegiatan produksi, promosi, informasi, pendidikan sampai kegiatan komersial. Saat ini semua kegiatan tersebut masih terpisah satu dengan yang lainnya. Sehingga keberadaan sebuah Pusat Mode sangat diharapkan untuk dapat memfasilitasi kegiatan-kegiatan dunia mode secara utuh dalam satu kesatuan. Pusat Mode ini dimungkinkan mampu menciptakan hubungan yang erat antara perancang, produsen, konsumen, pengusaha, pemerintah, lembaga pendidikan, maupun unsur yang terkait untuk terjun secara serius didalam industri mode.

Tahun-tahun belakangan ini perkembangan mode di Indonesia makin pesat. Salah satunya seperti Femina Group sebagai media yang selama puluhan tahun secara konsisten selalu menunjang kegiatan di bidang mode, telah menyelenggarakan Festival Mode Indonesia 2007 pada tanggal 7 dan 8 September 2007 di Blitz Megaplex, Grand Indonesia.
Pergelaran Festival Mode Indonesia ini diharapkan akan menjadi sebuah perhelatan akbar bagi pendukung dan pencinta mode Indonesia, sehingga industri mode negara ini bisa maju dan mendunia.

Kamis, 01 April 2010

Kiat Dalam Memilih Jenis Usaha



"Kebanyakan sekolah hanya mengajari orang untuk dapat bekerja mencari uang, bukan mengajari orang agar uang dapat bekerja untuk dirinya", Begitulah yang dikatakan oleh Robert Kiyosaki. Salah satu orang sukses dunia, pernah dengar istilah ESBI? atau pernah baca bukunya Rich Dad Poor Dad? itulah dia.

* Tips Memilih Dan Memulai Jenis Usaha
Berikut ini kiat untuk menentukan jenis usaha:
1. Mulai dari yang anda sukai
anda bisa mulai mencoba membuka usaha yang sesuai dengan hobi atau kesukaan anda, contoh usaha butik. Karena kalau sudah suka, anda tidak akan cepat bosan dan mudah menyerah menjalankannya walaupun mungkin di masa-masa awal akan ada banyak tantangan.
2. Mulai dari yang anda kuasai
bisa mencoba dengan membuka usaha yang memang sudah anda kuasai bidangnya. Walaupun belum berpengalaman berwirausaha, tapi saya yakin anda memiliki keahlian yang bisa dimanfaatkan..
3.Telusuri kemana uang anda pergi
cara lain yang bisa anda lakukan adalah dengan menelusuri kemana uang anda pergi selama ini. Tujuan membuka usaha ini adalah untuk menambah penghasilan bukan. Maka anda perlu melihat bagaimana caranya uang berputar. Berpindah tangan dari konsumen ke penjual, agen, produsen dan seterusnya.

* Ada beberapa tips juga dalam memilih jenis usaha yang mungkin bisa membantu anda untuk menemukan jawabannya:
• Bertanya kepada orang dekat: tanyalah hanya kepada mereka yang anda lihat memiliki sifat dan pandangan yang positif dan optimis. Hal ini bisa membantu menambah kepercayaan diri anda untuk memulai sesuatu.
• Lihat trend usaha di lingkungan sekitar: Mulai perhatikan dinamika usaha di sekitar lingkungan anda. Lihat jenis usaha apa saja yang ada, mulailah belajar menjadi pengamat yang baik. Lihat semua aspek yang terlihat dari mereka.
• Kumpulkan informasi tertulis: sering baca buku, jangan lupa dengan koran dan tabloid, ingatlah bahwa beberapa media mampu memberikan informasi terhadap topik yang anda butuhkan.
• Kumpulkan informasi dari internet: Ada banyak informasi di internet, anda juga bisa bertemu langsung dengan orang-orang yang telah berbisnis. Mereka bisa menjadi sumber informasi tambahan untuk anda
• Ikut serta dalam kursus bisnis: saat ini sudah ada lembaga yang menawarkan pendidikan kemampuan menjalankan usaha. Beberapa ada yang menawarkan kursus usaha makanan hingga mengembangkan distro. Dan masih banyak lagi carilah yang sesuai dengan minat anda.

* Memilih Jenis Usaha
• Sebelum mendirikan sebuah perusahaan kita terlebih dahulu harus memilih jenis usaha yang akan kita jalani.
• Kesalahan dalam memilih jenis usaha dapat menyebabkan kegagalan.
• Jenis-jenis usaha dapat dikelompokkan menjadi 3 yaitu: (1) usaha di bidang perdagangan /distribusi (2) usaha dibidang produksi / industri (3) usaha dibidang jasa komersial.
> Faktor-faktor yang menjadi pertimbangan pemilihan jenis usaha.
1. Keuntungan.
2. Penguasaan teknis (cara pembuatan barang atau jasa).
3. Pemasaran.
4. Bahan baku.
5. Tenaga kerja.
6. Modal.
7. Tingkat resiko yang ditanggung.
8. Persaingan.
9. Fasilitas dan kemudahan yang didapat. Manajemen (pemilihan bentuk pengelolaan dan mengukur kemampuan pengelolaan).
10. Faktor lain (peraturan-peraturan, perizinan, pertimbangan etis dan lingkungan).
> Tahapan proses pemilihan jenis usaha:
1. Mencari informasi tentang jenis barang / jasa yang dibutuhkan dan jumlah yang telah terpenuhi.
2. Mencari informasi tentang jenis barang / jasa yang dibutuhkan dan tingkat pemenuhannya masih kecil atau bahkan belum terpenuhi.
3. Membuat beberapa pilihan jenis usaha.
4. Kelompokkan jenis-jenis usaha tersebut berdasarkan kegiatannya.
5. Singkirkan pilihan yang tidak sesuai dengan keinginan kita, dengan mengesampingkan pendapat-pendapat orang lain dan perasaan.
6. Singkirkan jenis usaha yang tidak menghadapkan masalah serta menjanjikan kesempatan dan imbalan finansial.
7. Bicarakan kemungkinan usaha yang telah kita pilih dengan pihak lain.
8. Seleksi dengan seksama dan cermat semua jenis usaha yang lolos penyaringan dengan pertimbangan secara objektif dan rasional serta sesuai dengan kemampuan yang ada.
9. Lakukan studi kelayakan terhadap jenis usaha yang telah terseleksi.

Rabu, 31 Maret 2010

Pemilihan Lokasi Usaha Yang Tepat Untuk Bisnis Butik


Jika bisnis butik anda ingin laris manis maka anda harus memperhatikan beberapa hal seputar pengelolaan sebuah butik. Bagaimana cara mempertahankan bahkan cara mengembangkan butik anda. Dalam hal ini terdapat banyak hal yang harus diperhatikan tetapi salah satunya yang perlu diperhatikan yaitu pertimbangan dalam hal pemilihan lokasi usaha yang tepat untuk bisnis butik anda.

Keberhasilan suatu usaha sangat ditentukan oleh lokasi usaha tersebut (Toko Busana, Butik Fashion). Setelah menentukan target baru memilih lokasi di mana target berkumpul.

Carilah tempat yang ramai atau di pinggir jalan, bisa juga anda menyewa tempat di mall dimana biasanya ini dilakukan jika anda mempunyai modal yang besar. Bagi yang belum mempunyai bangunan sendiri bisa menggunakan sebagian rumah anda, dekorasi dan hiasilah ruangan itu sebagai butik yang menarik perhatian. Pemilihan lokasi juga ditinjau dengan kondisi lingkungan yang baik pula.

Jika kita memilih di sebuah Mall, pastikan tempatnya dekat atau terlihat dari pusat orang keluar-masuk atau eskalator. Memang posisi yang terbaik berharga lebih mahal, namun lebih prospektif.

Jika ingin mendirikan butik di perumahan, idealnya harus berada dipinggir jalan raya, billboard yang sangat terang dan jelas dan harus terlihat dari jarak pandang orang yang mengendarai atau yang berada di dalam mobil. Lebih baik lagi jika suasana dalam butik yang terang benderang dan terlihat ada aktifitas dari jalan raya pasti menarik perhatian sehingga mampu mendorong orang untuk mampir begitu dia ada waktu.

Berikut kriteria demografik dalam memilih lokasi paling top, yaitu:
1. Usia penduduk yang menjadi target pasar Anda.
2. Jumlah keluarga
3. Income setiap keluarga
4. Jumlah penduduk
Kriteria tambahan
1. Kompetisi di area atau lokasi
2. Prosentase penduduk yang menjadi target Anda.
3. Jumlah pria dan wanitanya
4. Prosentase populasi berdasarkan income yang masuk kategori konsumen potensial
5. Jumlah rumah tangga dengan income yang lebih besar
6. Rata-rata income keluarga
7. Income kelurga yang medium
8. Prosentase penduduk yang berpendidikan sarjana
9. Prosentase penduduk yang bekerja kantoran
10. Kepadatan penduduk

Selasa, 30 Maret 2010

Tentang Bisnis Butik

Seperti yang kita tahu bahwa sudah banyak orang-orang masa sekarang ini yang menggeluti bisnis butik. Seiring dengan perkembangan zaman, maka bisnis butik tersebut dapat dijalankan dalam dunia maya yang kita kenal dengan sebutan bisnis butik online. Kurang rasanya jika kita hanya menggeluti bisnis butik tanpa memahami apa itu bisnis butik?.
Dalam ilmu ekonomi, bisnis adalah suatu organisasi yang menjual barang atau jasa kepada konsumen atau bisnis lainnya, untuk mendapatkan laba. Secara historis kata bisnis berasal dari bahasa Inggris yaitu business, dari kata dasar busy yang berarti "sibuk" dalam konteks individu, komunitas, ataupun masyarakat. Dalam artian, sibuk mengerjakan aktivitas dan pekerjaan yang mendatangkan keuntungan. Studi yang mempelajari operasi bisnis secara efesien dan efektif disebut dengan manajemen. Cabang utama dari manajemen adalah manajemen keuangan, manajemen pemasaran, manajemen sumber daya manusia, manajemen operasi, manajemen produksi, manajaman teknologi informasi, intelejen bisnis dan manajemen stratejik."The Definition of Stategic Management is The art and Science of formulating, Implementing, and evaluating cross-functional decisions that enable an organization to achieve it's objectives".

Dimana Pebisnis online adalah orang yang mampu melihat peluang di dunia maya yang bisa dijadikan untuk menjadi sumber penghasilan. Kenapa harus dunia maya atau internet? karena pasar di dunia internet sangatlah luas sehingga produk yang dipasarkan akan lebih banyak menjangkau konsumen.

Sedangkan, butik adalah Sebuah toko atau tempat pembuat baju yang sangat spesifik dan bisanya mempunyai ciri perancang tersendiri.

Jadi, Bisnis Butik Pakaian merupakan toko butik dengan konsep menjual pakaian up to date dan eksklusif dimana mampu menjadi toko pakaian kesayangan para perempuan khususnya. Dimana desain yang seharusnya ditawarkan dalam bisnis butik pakaian haruslah sangat menarik dan bukan produk massal (limited edition). Nilai eksklusif yang disandang butik pakaianpun harus membuatnya terkesan mahal.

Memang awalnya koleksi pakaian butik adalah tempat para desainer pakaian memasarkan hasil rancangannya. Sehingga karenanya, wajar bila koleksi pakaian butik mematok harga yang mahal untuk sehelai pakaiannya yang mungkin baju/busana satu-satunya di seluruh dunia.

Senin, 29 Maret 2010

Langkah-langkah Persiapan Membuka Usaha Butik

Memulai usaha bisnis butik ternyata bisa menyalurkan hobi. Yah, hobi belanja, hobi jalan-jalan, hobi hang out bersama teman. Coba bayangkan, hobi-hobi kita bisa tersalurkan, tapi ada pemasukan yang bisa kita peroleh. Nikmat bukan?. Ternyata, memulai suatu usaha butik tidak selalu membutuhkan modal yang besar.

Dimana langkah-langkah untuk persiapan membuka usaha butik yaitu:
Siapkan mental menjadi pekerja mandiri/self employed(kemauan kuat dan kerja keras,semangat pantang menyerah untuk mengatasi rasa malu dan rasa takut gagal). Siapkan keahlian yang mendukung (jalin komunikasi untuk menawarkan produk, bila perlu kursus menjahit atau lainnya untuk mendukung usaha, update pengetahuan & informasi terutama terhadap trend dan mode). Kemudian riset pangsa pasar yang akan diraih dan riset lokasi yang akan dijadikan tempat usaha.

Untuk strategi pemasarannya: Sesuaikan produk dengan target pasar, sesuaikan harga jual dengan kualitas produk, mampu membaca selera pasar, harus ada produk unggulan, promosi produk (relasi, pelayanan pegawai, online), jalin relasi seluas-luasnya.

Untuk mendukung pengembangan butik: Tertib administrasi usaha (admin. barang dan admin. keuangan) kemudian menambah keahlian (kursus menjahit, kursus manajemen kewirausahaan, kursus pembukuan,dll).