Powered By Blogger

Selasa, 11 Mei 2010

Tips Memilih Busana Sesuai Usia


Sejalan dengan bertambahnya usia, kecerdasan, wanita yang mengutamakan gaya belajar untuk beradaptasi dalam memilih busana yang sesuai dengan perubahan tubuhnya. Berbusana sesuai dengan usia berarti anda harus menghindari bersusah payah untuk membuat anda terlihat muda. Tapi, berpakaian sesuai dengan selera busana yang mencitrakan diri dan usia anda.

Memang, bertambah usia bukan berarti anda harus berhenti mengikuti tren terbaru. Rahasia untuk selalu tampil trendy adalah membuat analisa penampilan dan memutuskan busana yang lagi ngetren mana yang sesuai. Ini berarti anda harus lebih memahami bentuk tubuh sesuai dengan bertambahnya usia. Kalau rok mini sesuai untuk wanita berusia 23 tahun, wanita berusia 43 tahun tak cocok dengan model ini.
Nah, ini ada beberapa tips untuk memilih busana yang dapat disesuaikan dengan usia:

Memilih baju20-an: model berlengan pendek dan banyak hiasan dapat membawa rasa percaya diri untuk anda yang berusia 20-an. Gaya busana yang tak beraturan memberikan kesan muda dan segar. Anda juga boleh mengenakan busana berleher rendah atau tanpa kerah.

Memilih baju30-an: baju yang lebih berstruktur terlihat lebih baik untuk wanita usia ini. Anda boleh mengenakan hiasan, tapi kenakan pada baju yang berkerah untuk membuat anda tampil chic. Jangan kenakan baju berlengan pendek. Anda bisa menambahkan syal jika sedang mengenakan busana berleher pendek.

Memilih baju40-an: pilih busana yang menonjolkan bagian terbaik dari tubuh anda. Hindari busana yang terlalu terbuka. Jika sedang mengenakan busana yang pendek di bagian leher padukan dengan bawahan yang panjang selutut. Jika anda mengenakan bawahan mini, kenakan baju berlengan panjang di bagian atas. Rahasia penampilan menawan di usia 40-an adalah membuat anda nampak berkelas. Jika anda bertubuh berlekuk boleh kenakan busana yang menonjolkan lekukan tubuh. Sembunyikan bagian pinggang lebar dan paha besar dengan memilih baju yang sedikit longgar dan menjuntai.

Minggu, 09 Mei 2010

Memilih Warna Busana Sesuai Warna Kulit


Sebenarnya, tiap orang sah-sah saja memakai warna apa pun, tapi sekali lagi warna kulit harus dijadikan pertimbangan tersendiri.



Panduan memilih warna pakaian berdasarkan warna kulit





Warna kulit gelap
Lebih baik memilih warna-warna yang justru kontras dengan warna kulit Anda. Adapun warna yang terbaik untuk jenis kulit gelap antara lain : putih, pink, khaki, abu-abu, baby blue, hindari warna seperti cokelat gelap, hitam, magenta, turquoise, hijau daun. Untuk Anda yang berkulit agak kecoklatan perpaduan warna terang dan gelap akan bagus untuk kulit Anda, pilih yang Anda suka. Adapun warna yang dapat Anda pilih, hitam, pink, burgundy, beige, navy, tapi hindari warna olive, merah, dan cokelat gelap.

Untuk warna kulit putih
Untuk Anda yang memiliki warna kulit lebih terang, bisa memilih warna yang lembut dan pastel. Warna yang cocok akan membuat Anda terlihat menarik dan lebih rileks. Adapun warna yang cocok, off-white, cokelat, biru terang, beige, bold blue. Satu kunci yang harus Anda perhatikan warna yang Anda pakai harus terang dan bersih. Sedangkan warna yang harus dihindari antara lain : purple, merah, orange, dan kuning. Anda bisa mencoba batik pilihan dari Accent dimana accent menampilakan batik-batik dengan warna- warna yang cerah sehingga bisa membuat kulit putih anda semakin cemerlang

Sabtu, 08 Mei 2010

Model Pakaian Pengaruhi Daya Beli



Model pakaian mampu mempengaruhi daya beli konsumen, seperti pada saat sekarang ini dimana model pakaian dari bahan batik ikut mempengaruhi keputusan konsumen dalam membeli batik. Dengan model pakaian yang sesuai selera pasar, pakaian dari bahan batik cap maupun batik tulis yang harganya lebih tinggi dibandingkan kain tekstil bermotif batik tetap diminati masyarakat.






Dalam bisnis batik, permintaan konsumen terhadap produk batik dari butik pakaian terus meningkat. Hal itu menandakan booming batik belum bisa dikatakan berakhir. Sampai sekarang permintaan konsumen terus meningkat.



Jika ingin membuka bisnis butik dengan fokus membidik pasar perempuan dewasa maka dengan itu perlunya untuk menyediakan model pakaian yang sesuai dengan usia mereka.











Kebanyakan perempuan dewasa sering merasa kesulitan saat hendak mencari pakaian terutama pakaian dari batik yang bagus untuk dipakai dalam acara-acara formal. Karena bagi mereka model pakaian sangat mempengaruhi tampilan.

Rabu, 05 Mei 2010

Pentingnya Logo Bagi Perusahaan


Apapun jenis organisasinya, baik organisasi bisnis atau sosial memerlukan sesuatu identitas yang mudah untuk dikenali. Untuk itu logo punya peran penting. Logo merupakan suatu bentuk gambar atau bentuk huruf dengan arti tertentu, dan mewakili suatu arti dari perusahaan, produk, daerah, perkumpulan, negara, dan hal-hal lainnya yang dianggap membutuhkan sesuatu yang singkat dan mudah untuk diingat sebagai pengganti dari nama atau merek yang sebenarnya.
Para ahli komunikasi mengungkapkan bahwa orang cenderung untuk mengingat gambar lebih kuat dari teks atau tulisan. Ketika orang melihat gambar yang menarik, mereka akan menyimpannya dalam ingatan lebih lama daripada tulisan.
Sebuah Desain Logo yang baik menggunakan pilihan warna yang mampu menarik perhatian konsumen yang Anda targetkan. Begitupula dengan gambar, gambar yang ditampilkan dapat mewakili bisnis Anda. Terkadang dari gambar ini dapat memunculkan nilai emosional yang mendasar seperti nilai-nilai keluarga, kasih sayang, orangtua, patriotisme, keprihatinan keagamaan, sosial dan sebagainya.
Tujuan dari desain logo yang menarik adalah menempatkan suatu pesan ke dalam benak konsumen diharapkan konsumen akan lebih mudah mengingatnya kembali saat suatu produk atau layanan ditawarkan kepadanya.
Nah disinilah peran logo sebagai ‘wakil’ dari suatu produk, perusahaan atau organisasi terasa penting.
Desain Logo tidak sekedar gambar yang menarik atau bentuk huruf-huruf indah , tetapi juga mewakili bisnis Anda secara keseluruhan. Sebuah desain logo yang baik berupaya untuk menempatkan sebagai pesan visual, tidak hanya merupakan pesan dari bisnis yang mereka wakili, tetapi juga sejarah dan budaya yang populer waktu itu.

Minggu, 02 Mei 2010

Memakai Sepatu Sesuai Bentuk Kaki



Banyak banget model atau bentuk sepatu diluaran sana apalagi sepatu wanita. Let's see model sepatu apa yang cocok dengan kita, jangan sampai salah dalam memilih model sepatu.

1. Kaki jenjang


a. Flat shoes. Sepatu tanpa hak bisa mengurangi panjangnya kaki kamu.
b. Model sepatu wanita yang bulat, akan memberi kesan lebih pendek dan ‘penuh’ pada kaki jenjang.
c. Ankle straps atau model tali yang melilit betis ala ballerina.
Jangan:
1. Tali tipis yang pendek. Punggung kakimu malah akan terlihat semakin ramping.
2. Sandal jepit membuat ukuran kaki terkesan sangat panjang, sehingga kakimu menjadi semakin jenjang
3. Platforms. Sebaliknya pilih hak sepatu yang slim, seperti model stilettos atau kitten heels.

2. Kaki Kecil


a. Tali tipis, agar kakimu tidak terlihat terlalu mungil dan kurus
b. Model sandal yang membuat punggung kaki terkesan ‘lebar’.
c. Hak tinggi bakal bikin kakimu jadi jenjang dan lebih oke.
Jangan:
Tali yang lebar, Karena kaki akan kelihatan semakin kecil.
Ankle boots malah membuat kakimu ‘tenggelam’ di dalam sepatu, sekaligus bikin kamu tambah pendek
Wedges Sol tebal yang menyambung memberi kesan terlalu berat pada kaki sehingga terlihat kurang pas

3. Betis Besar


a. Model sling back. Tumit kaki yang tidak tertutup penuh akan melangsingkan betis
b. Hak tinggi akan memberi kesan panjang pada kakimu.
c. Model terbuka. Semakin banyak kulit punggung kaki yang kelihatan, betismu bakal terkesan semakin jenjang
Jangan:
Ankle straps memotong kesan panjang pada kakimu. Jika kaki terlihat pendek, otomatis betismu kelihatan lebih besar.
Sepatu olahraga yang tertutup dan setinggi mata kaki justru menarik perhatian orang langsung ke betismu bertali ala Yunani yang diikat pada betis bagian atas.

4. kaki lebar


a. Sepatu lancip yang ramping untuk mengurangi lebarnya punggung kaki.
b. Bagian depan sepatu yang pendek sehingga belahan jarimu terlihat mengintip, akan memberi kesan slim pada kaki.

Jangan:
Bahan lentur yang mengikuti bentuk kaki, tidak bisa menyembunyikan lebar kakimu. Ukuran yang terlalu pas, karena punggung kaki akan kelihatan terjepit.

Sabtu, 01 Mei 2010

Bentuk Tubuh vs Baju Wanita


Hanya karena bukan ukuran model, tidak berarti Anda tidak bisa mengenakan Koleksi Baju wanita dengan trend terbaru.
Yang paling penting yang dapat Anda lakukan ketika berhubungan dengan ukuran tubuh Anda adalah hanya dengan menganalisis. Lihatlah tubuh Anda secara keseluruhan sehingga dapat menentukan bentuk apa Anda sebenarnya. Setelah Anda mengetahuinya, Anda dapat mulai berdandan sesuai bentuk tubuh Anda. Jangan memakai skinny jeans hanya karena sedang tren! Karena mereka mungkin tidak tampak tepat di bentuk tubuh Anda. Jadi, berikut ini 4 berbagai bentuk tubuh beserta tips pakaian wanita yang sesuai dengan bentuk tubuh tersebut.

Bentuk Apel

Badan berbentuk seperti buah apel memiliki bentuk badan yang cenderung bulat pendek dan sedikit lebih besar di bagian tengah. Untuk menghilangkan fokus dari bagian tengah. Dimana dalam menyiasati bentuk bagian tengah badan yang lebih besar, kenakan pakaian wanita atasan model empire dengan bentuk kerah V-neck. Garis potongan empire di bawah dada akan mengalihkan perhatian dari bagian torso.
Untuk bawahannya, Anda bisa mengenakan celana berpotongan lurus. Jangan memilih celana panjang atau jeans yang penuh detil karena akan membuat Anda makin terlihat "penuh". Pilihlah celana dengan potongan sederhana yang berbentuk slim atau boot cut. Atau Anda bisa mengenakan rok lipat. Hindari rok pensil karena akan membuat tubuh bagian tengah dan bawah terlihat besar.

Bentuk Pir

Tubuh dengan bentuk pir memiliki ciri khas lebih besar di bagian bawah, terutama pinggul. Untuk mengatasinya, kenakan Koleksi Baju wanita yang berwarna lebih cerah daripada bagian bawah. Hindari atasan berwarna gelap karena memberi kesan tubuh bagian bawah makin besar. Anda bisa memilih atasan dengan potongan bahu yang tegas misalnya jaket. Dan juga pilih bahan yang sedikit tebal dan kaku. Sebaiknya kenakan jaket sepanjang pinggang atau kenakan jaket sepanjang lutut, untuk menutupinya.
Untuk bawahannya, pilihlah rok yang mengecil dibagian bawah dan yang berwarna gelap. Hal itu bisa menutupi tubuh bagian bawah. Hindari rok ruffle yang melebar dibagian bawah. Dan pilihlah celana panjang atau jeans yang berwarna gelap. Lalu untuk potongan pilihlah yang melebar di bagian bawah atau lebih dikenal dengan "boot cut".

Bentuk Penggaris / Lurus

Bagi yang berbentuk badan lurus, memerlukan pakaian wanita yang bisa membuat tubuh terlihat lebih berisi dan berbentuk. Kenakan baju dengan detail di beberapa bagian, misalnya frill, kerut, pita, dan sebagainya. Jangan mengenakan pakaian wanita berbahan ringan dan jatuh karena akan membuat tubuh terlihat makin 'tipis'.


Bila mengenakan gaun, pilih yang berpotongan rok mengembang atau A-line. Anda bisa mengenakan pakaian wanita yang memberi kesan bervolume. Seperti bentuk lengan gembung, draperi, dan sebagainya. Kenakan ikat pinggang besar sebagai aksen.

Bentuk Jam Pasir

Bentuk tubuh jam pasir bisa dikatakan ideal. Bagian tubuh yang mengecil di pinggang bisa Anda jadikan aset untuk tampil seksi. Kenakan gaun dengan rok berpotongan A-line untuk memusatkan perhatian pada pinggang yang langsing. Mengenakan rok pensil sangat cocok dengan siluet bentuk tubuh jam pasir dan akan tampil lebih seksi.
Anda juga bisa memilih model celana high waist jika perut menonjol, dan low waist jika perut agak rata dan ingin menonjolkan pinggang. Jeans model boot cut atau berpipa lurus juga bisa Anda gunakan.