Powered By Blogger

Minggu, 02 Mei 2010

Memakai Sepatu Sesuai Bentuk Kaki



Banyak banget model atau bentuk sepatu diluaran sana apalagi sepatu wanita. Let's see model sepatu apa yang cocok dengan kita, jangan sampai salah dalam memilih model sepatu.

1. Kaki jenjang


a. Flat shoes. Sepatu tanpa hak bisa mengurangi panjangnya kaki kamu.
b. Model sepatu wanita yang bulat, akan memberi kesan lebih pendek dan ‘penuh’ pada kaki jenjang.
c. Ankle straps atau model tali yang melilit betis ala ballerina.
Jangan:
1. Tali tipis yang pendek. Punggung kakimu malah akan terlihat semakin ramping.
2. Sandal jepit membuat ukuran kaki terkesan sangat panjang, sehingga kakimu menjadi semakin jenjang
3. Platforms. Sebaliknya pilih hak sepatu yang slim, seperti model stilettos atau kitten heels.

2. Kaki Kecil


a. Tali tipis, agar kakimu tidak terlihat terlalu mungil dan kurus
b. Model sandal yang membuat punggung kaki terkesan ‘lebar’.
c. Hak tinggi bakal bikin kakimu jadi jenjang dan lebih oke.
Jangan:
Tali yang lebar, Karena kaki akan kelihatan semakin kecil.
Ankle boots malah membuat kakimu ‘tenggelam’ di dalam sepatu, sekaligus bikin kamu tambah pendek
Wedges Sol tebal yang menyambung memberi kesan terlalu berat pada kaki sehingga terlihat kurang pas

3. Betis Besar


a. Model sling back. Tumit kaki yang tidak tertutup penuh akan melangsingkan betis
b. Hak tinggi akan memberi kesan panjang pada kakimu.
c. Model terbuka. Semakin banyak kulit punggung kaki yang kelihatan, betismu bakal terkesan semakin jenjang
Jangan:
Ankle straps memotong kesan panjang pada kakimu. Jika kaki terlihat pendek, otomatis betismu kelihatan lebih besar.
Sepatu olahraga yang tertutup dan setinggi mata kaki justru menarik perhatian orang langsung ke betismu bertali ala Yunani yang diikat pada betis bagian atas.

4. kaki lebar


a. Sepatu lancip yang ramping untuk mengurangi lebarnya punggung kaki.
b. Bagian depan sepatu yang pendek sehingga belahan jarimu terlihat mengintip, akan memberi kesan slim pada kaki.

Jangan:
Bahan lentur yang mengikuti bentuk kaki, tidak bisa menyembunyikan lebar kakimu. Ukuran yang terlalu pas, karena punggung kaki akan kelihatan terjepit.

Sabtu, 01 Mei 2010

Bentuk Tubuh vs Baju Wanita


Hanya karena bukan ukuran model, tidak berarti Anda tidak bisa mengenakan Koleksi Baju wanita dengan trend terbaru.
Yang paling penting yang dapat Anda lakukan ketika berhubungan dengan ukuran tubuh Anda adalah hanya dengan menganalisis. Lihatlah tubuh Anda secara keseluruhan sehingga dapat menentukan bentuk apa Anda sebenarnya. Setelah Anda mengetahuinya, Anda dapat mulai berdandan sesuai bentuk tubuh Anda. Jangan memakai skinny jeans hanya karena sedang tren! Karena mereka mungkin tidak tampak tepat di bentuk tubuh Anda. Jadi, berikut ini 4 berbagai bentuk tubuh beserta tips pakaian wanita yang sesuai dengan bentuk tubuh tersebut.

Bentuk Apel

Badan berbentuk seperti buah apel memiliki bentuk badan yang cenderung bulat pendek dan sedikit lebih besar di bagian tengah. Untuk menghilangkan fokus dari bagian tengah. Dimana dalam menyiasati bentuk bagian tengah badan yang lebih besar, kenakan pakaian wanita atasan model empire dengan bentuk kerah V-neck. Garis potongan empire di bawah dada akan mengalihkan perhatian dari bagian torso.
Untuk bawahannya, Anda bisa mengenakan celana berpotongan lurus. Jangan memilih celana panjang atau jeans yang penuh detil karena akan membuat Anda makin terlihat "penuh". Pilihlah celana dengan potongan sederhana yang berbentuk slim atau boot cut. Atau Anda bisa mengenakan rok lipat. Hindari rok pensil karena akan membuat tubuh bagian tengah dan bawah terlihat besar.

Bentuk Pir

Tubuh dengan bentuk pir memiliki ciri khas lebih besar di bagian bawah, terutama pinggul. Untuk mengatasinya, kenakan Koleksi Baju wanita yang berwarna lebih cerah daripada bagian bawah. Hindari atasan berwarna gelap karena memberi kesan tubuh bagian bawah makin besar. Anda bisa memilih atasan dengan potongan bahu yang tegas misalnya jaket. Dan juga pilih bahan yang sedikit tebal dan kaku. Sebaiknya kenakan jaket sepanjang pinggang atau kenakan jaket sepanjang lutut, untuk menutupinya.
Untuk bawahannya, pilihlah rok yang mengecil dibagian bawah dan yang berwarna gelap. Hal itu bisa menutupi tubuh bagian bawah. Hindari rok ruffle yang melebar dibagian bawah. Dan pilihlah celana panjang atau jeans yang berwarna gelap. Lalu untuk potongan pilihlah yang melebar di bagian bawah atau lebih dikenal dengan "boot cut".

Bentuk Penggaris / Lurus

Bagi yang berbentuk badan lurus, memerlukan pakaian wanita yang bisa membuat tubuh terlihat lebih berisi dan berbentuk. Kenakan baju dengan detail di beberapa bagian, misalnya frill, kerut, pita, dan sebagainya. Jangan mengenakan pakaian wanita berbahan ringan dan jatuh karena akan membuat tubuh terlihat makin 'tipis'.


Bila mengenakan gaun, pilih yang berpotongan rok mengembang atau A-line. Anda bisa mengenakan pakaian wanita yang memberi kesan bervolume. Seperti bentuk lengan gembung, draperi, dan sebagainya. Kenakan ikat pinggang besar sebagai aksen.

Bentuk Jam Pasir

Bentuk tubuh jam pasir bisa dikatakan ideal. Bagian tubuh yang mengecil di pinggang bisa Anda jadikan aset untuk tampil seksi. Kenakan gaun dengan rok berpotongan A-line untuk memusatkan perhatian pada pinggang yang langsing. Mengenakan rok pensil sangat cocok dengan siluet bentuk tubuh jam pasir dan akan tampil lebih seksi.
Anda juga bisa memilih model celana high waist jika perut menonjol, dan low waist jika perut agak rata dan ingin menonjolkan pinggang. Jeans model boot cut atau berpipa lurus juga bisa Anda gunakan.

Jumat, 30 April 2010

INTERNET MARKETING








Internet Marketing sebenarnya sama saja dengan marketing pada umumnya. Yang membedakan adalah kita menggunakan internet untuk memasarkan produk. Misalnya, anda menjual produk dengan memakai website sebagai "toko" online anda. Atau bisa juga anda pasarkan lewat mailing list dan forum-forum di internet.
Lebih efektif mana? Dengan internet atau cara konvensional?
Tiap cara pemasaran punya kelebihan dan kekurangan masing-masing sesuai dengan sifat medianya. Efektif atau tidak, lebih banyak ditentukan oleh bagaimana cara kita memaksimalkan kelebihan dan meminimalkan kekurangan cara pemasaran yang dipilih.
Seperti pada Internet Marketing, misalnya. Internet punya kelebihan terutama di segi modal awal dan biaya operasional yang jauh lebih kecil dibandingkan dengan cara konvensional.
Kelemahannya, orang lebih berhati-hati untuk membeli karena mereka hanya bisa melihat tampilan produk tanpa bisa "merasakannya".
Banyak tips yang bisa dilakukan untuk mengatasi kekurangan ini. Salah satunya dengan penggunaan domain berbayar (.com, .co.id, dll) untuk meningkatkan kredibilitas bisnis anda.


Untuk memperlihatkan kualitas produk, tampilkan testimoni pembeli-pembeli yang puas dengan produk anda. Mudah kan?




Kamis, 29 April 2010

Bisnis Butik Juga Bisnis Retail



Saat ini usaha bisnis bisnis retail atau usaha retail merupakan salah satu usaha yang memiliki prospek yang baik dan terus berkembang. Maka dari itu banyak perusahaan konsultan, jasa konsultan, konsultan bisnis dan konsultan usaha retail untuk mambantu para pebisnis retail. Pengelolaan bisnis retail atau usaha retail membutuhkan kesiapan pengelola dalam semua sisi manajemen. Kelemahan dalam satu sisi manajemen ritel akan membuat peritel mengalami kendala dalam mengelola dan memacu industri usaha bisnis ritel bekerja dengan baik dan cepat.
Masalah umum yang dihadapi oleh pebisnis usaha ritel, terutama pebisnis baru saat ini adalah masalah manajemen. Mereka biasanya membuka ritel dengan tanpa konsep atau tanpa manajemen strategi ritel yang matang.
Dalam tulisan ini saya akan membahas mengenai manajemen ritel mulai dari strategi pemasaran ritel, strategi financial dan keuangan ritel, strategi lokasi ritel, manajemen sumber daya manusia ritel, Informasi sistem dan supply chain manajemen ritel hingga manajemen hubungan customer.





Manajemen strategi ritel mencakup
1.) Target market peritel.
2.) Strategi peritel untuk memuaskan atau mencukupi kebutuhan pasar.
3.) Dasar peritel untuk menciptakan competitive advantage.

Target market adalah sasaran dimana peritel fokus menggarap pasar sasarannya. Sedangkan format ritel adalah bagaimana peritel mampu melakukan strategi ritel mix atau strategi bauran yaitu berupa type merchandise, pelayanan yang diberikan, strategi harga, strategi promosi dan advertising, strategi lay out dan design, tipikal lokasi dan customer services. Sedangkan competitve advantage adalah keunggulan peritel atas kompetisi yang ada yang tidak dapat dilakukan oleh kompetitor dan dapat diterapkan dalam jangka waktu yang lama. Strategi competitive advantage merupakan hal yang paling penting dalam strategi pemasaran ritel. Membangun competitive advantage berarti bahwa peritel sedang membangun benteng yang kuat di pasar kompetisi pasar ritel. Ketika peritel berhasil membangun competitive advantage dengan kuat dan kokoh akan sulit bagi kompetitor untuk mencontoh atau mengikuti strategi competitive advantage ini dalam merebut pasar dan pelanggan.

Ada tujuh peluang penting bagi peritel untuk membangun competitive advantage:
1.) Customer loyalty.
2.) Lokasi.
3.) Manajemen sumber daya manusia.
4.) Sistem informasi dan distribusi.
5.) Merchandise yang unik.
6.) Hubungan dengan supply chain.
7.) Customer service.

Senin, 26 April 2010

Tips Memadupadankan Busana Wanita



Beberapa Koleksi Busana kerja yang wajib dimiliki oleh para wanita untuk memadupadankan penampilan pada kesehariannya saat bekerja.
Koleksi Busana Wanita itu antara lain Blus, Blazer, Rok dan celana.
Perpaduan dari Koleksi Busana Wanita diatas yang harus dimilki oleh wanita pekerja (wanita karir) harus juga memperhatikan pilihan warna yang beragam, sehingga tidak membosankan, bagi anda yang memakainya dan apalagi orang lain yang melihat Busana Wanita dan Koleksi Busana anda .
Sehingga anda dapat tampil fresh dan chick dalam berbusana. Kualitas dari jahitan Busana pun harus baik, sebab mempengaruhi nyaman dan tidak nyamannya anda dalam berpakaian. Dan jika jahitannya berkualitas baik, pasti akan tahan lama dan tidak cepat rusak. Pilihlah Busana Wanita Terbaru agar anda tetap terlihat rapi dan bersih.
Jika anda ingin tampil feminim dalam bekerja, sebaiknya memilih rok A-line, dan lebih memperbanyak warna warni yang netral supaya lebih mudah dipadupadankan dengan koleksi Busana Wanita anda yang lain.

Untuk anda yang menggunakan Koleksi Busana Muslim dapat juga memadukannya dengan aksesoris lain seperti bros penjepit jilbab atau aksesoris lainnya.





Pada saat anda ingin mengenakan celana, nampaknya setelan atau pasangan yang cocok adalah blazer. Jika celana anda memiliki warna yang netral untuk atasan seperti blazer atau blus dengan corak yang bermotif.


Untuk Busana kerja yang mempunyai tubuh besar, kalu bisa memilih potongan rok lurus (7/8), dan untuk menyembunyikan bagian paha dan betis yang cenderung besar, pada rok sebaiknya diberi belahan dibagian belakang atau pada salah satu sisi.

Sabtu, 24 April 2010

Konsep Dasar Menghias Busana


Menghias dalam Bahasa Inggris berasal dari kata “to decorate” yang berarti menghias atau memperindah. Dalam busana menghias berarti menghias atau memperindah segala sesuatu yang dipakai oleh manusia baik untuk dirinya sendiri maupun untuk orang lain. Benda tersebut antara lain blus, rok, celana, tas, topi dan lain-lain.
Ditinjau dari tekniknya, menghias kain dibedakan atas 2 macam yaitu
1) menghias permukaan bahan yang sudah ada dengan bermacam-macam tusuk hias baik yang menggunakan tangan maupun dengan menggunakan mesin dan
2) dengan cara membuat bahan baru yang berfungsi untuk hiasan benda. Menghias permukaan kain atau bahan yaitu berupa aneka teknik hias seperti sulaman, lekapan, mengubah corak, smock, kruisteek, terawang dan metelase. Sedangkan membuat bahan baru yaitu berupa membuat kaitan, rajutan, frivolite, macrame dan sambungan perca.
Sebelum membuat hiasan pada suatu benda atau busana baik dengan cara menghias kain maupun dengan membuat bahan baru, terlebih dahulu membuat suatu rencana tentang hiasan yang akan dibuat yang disebut dengan desain hiasan busana.




Dalam membuat hiasan untuk busana perlu melakukan persiapan tempat kerja, alat dan bahan. Tempat kerja hendaklah disiapkan senyaman mungkin sehingga dapat menimbulkan gairah dalam bekerja. Alat dan bahan yang dibutuhkan sebaiknya disediakan semua sebelum pekerjaan menghias di lakukan. Untuk pekerjaan menghias ini diperlukan pengetahuan atau konsep dasar menghias busana yang meliputi jenis-jenis ragam hias dan teknik menstilasi ragam hias. Untuk merancang hiasan yang cocok di gunakan untuk busana terlebih dahulu kita perlu memahami pola hias.
Pola hias meliputi pola serak atau tabur, pola pinggiran, pola mengisi bidang dan pola bebas. Untuk memulai menghias desain motif yang dirancang terlebih dahulu dipindahkan ke bahan atau kain, baik menggunakan karbon ataupun pensil. Hiasan yang dapat digunakan untuk busana cukup banyak di antaranya sulaman fantasi, sulaman aplikasi, sulaman hongkong, sulaman melekatkan benang, terawang hardanger, terawang inggris dan lain-lain.
Busana yang telah selesai dihias hendaklah disimpan dengan cara yang tepat. Penyimpanan dapat dilakukan dengan cara menggantung pada hanger atau dengan cara dilipat.







Dalam hal ini yang penting diperhatikan adalah hiasan yang dibuat tidak rusak atau tidak terganggu pada saat kain atau busana disimpan. Setelah selesai melakukan pekerjaan menghias maka area kerja atau tempat kerja serta alat dan bahan yang telah selesai digunakan dirapikan kembali dan alat serta bahan sisa disimpan kembali pada tempat penyimpanan sehingga memudahkan saat membutuhkan alat atau bahan tersebut kembali di masa yang akan datang.